(FF NC 21) IT’S ALWAYS YOU AND NEVER CHANGE (Part 1)

Cast : 
– Myungsoo ( L infinite)
– park hyun ah (OC)

Rating : NC 21 – romance

Annyeonghaseyo chingudeul, mianhae author baru bisa kasih ff sekarang, karena jadwal author yang super duper sibuk *plak, jadi author masih usaha buat cari alur yang bisa membuat kalian terpukau 

Mianhae, jeongmal mianhae kalo masi berteteran typo dimana mana dan cerita ga hot sama sekali, serta juga cerita nya ga jelas. 

Happy reading~ and don’t forget leave any comment

—————————————————————————-

“Boleh kah kubantu?” ucap seorang namja yang mengagetkan ku, karena saat itu aku sendirian di perpustakaan , “sunbae? Ahh.anii, gwencanhayo” ucap ku menolak tawaran nya dengan penuh senyum.
“Sekarang sudah sore, kalau kau mengerjakan nya sendiri akan memakan waktu lebih banyak, biar kubantu” tawar nya lagi dengan penuh senyum “geurom, gomawo sunbae”

“Saranghaeyo” , “eoh?”, wajah kami makin mendekat, dan akhirnya kami berciuman di perpustakaan ini, perpustakaan yang menjadi saksi bisu saat kami sedang berduaan 

“Neo! Nappeun yeoja, kau ingin menggoda myungsoo sunbae eoh?!” “Yeoja tak tau diri!” Aku menutup telingaku, mereka semua menghujani ku dengan cacian dan bahkan ada yang menarik narik rambutku, mereka sangat liar.

“Geumanhae! DIA BUKAN SIAPA SIAPA! Bisakah kalian hentikan ini?! ” , “jinjja oppa? Dia menggodamu kan? Tiap sore kalian di perpustakaan sepi itu, dia pasti menggoda mu dengan tubuhnya? Ya kan?”
“Untuk apa kalian membahas ini? Dia bukan siapa siapa, dan takkan menjadi siapapun, sudahlah”
Namja itu berjalan menjauhi kami semua, yeoja yeoja itu mengikuti nya, meninggalkan ku sendirian.

“Hyun-ah , kau mendapatkan surat, kau tak mau membacanya?”
Segera kusobek kertas itu, dan kubuang.
“W…w…waeyo?”
“Itu pasti surat dari mereka, mereka akan terus meneror ku”

“Myungsoo sunbae akan pergi ke amerika! Hyun ah , kau tak ingin mengucapkan kata perpisahan padanya?”
“Anii, untuk apa? Aku bukan siapa siapa baginya , sohyun-a” ucapku sambil menahan tangis ku.

Ya, hari itu hari kelulusan, myungsoo sunbae 2 tahun diatas ku, ia akan ke amerika. Tentu saja berita itu mengagetkan ku, tapi tak ada yang ingin kuucapkan secara langsung padanya, karena ucapan nya beberapa bulan lalu, aku bukan siapa siapa baginya.

Hyun Ah pov

Aku segera terbangun dari tidurku, aku memimpikan hal itu lagi, kilasan masa laluku saat masih berada di tingkat pertama seoul high school. Kilasan tentang cinta pertama ku yang hilang seiring dengan berhembus nya angin. 

Kusentuh pipiku, “basah”, aku menangis lagi. Segera aku bangkit dan menuju ke kamar mandi, segera kubilas wajah ku agar lebih segar. Kutatap pantulan wajahku dari kaca kecil yang tergantung itu “lupakan lah hyun ah, pabo yeoja, sudah 6 tahun, bahkan sekarang kau sudah memiliki Kevin oppa, fighting!” 

Kutatap jam di pinggir ranjang ku yang masih menunjukkan pukul 6 pagi, kurebahkan lagi tubuhku di atas ranjang berukuran single bed di apartment ku ini. Tiba tiba bunyi ponsel mengagetkan aku, siapa yang menelpon sepagi ini? Segera kuraba raba meja dipinggir ranjang ini, 

“yeobeoseo?” 
“Good morning HyunAh-ssi” 
Ternyata telepon dari Doojoon, bos sekaligus teman main oppa ku, Park Jungsoo

“good morning my boss, waeyo?tidak biasanya kau menghubungi ku sepagi ini?”

“Aku membawa berita bagus untukmu”

“Mwoya?”

“Kau akan dipindahkan ke pusat kota seoul, jadi kau akan bekerja diperusahaan raksasa, kau tau KNG? Group yang menguasai seluruh ekonomi korea selatan? ”

“Geuman. Tak usah dilanjutkan, tentu saja aku tau, lalu?”

“Dan kau akan mendapat pekerjaan yang sesuai dengan S1 mu, yaitu sekretaris”

“Jinjjaro? Aku akan menjadi sekretaris? Woah!” Akupun ikut excited, karena saat ini sebenarnya aku hanya karyawan biasa yang membantu di perusahaan keluarga doojoon.

“Nee, maka dari itu, aku memberitahu mu , nanti jam 10 kau akan d wawancara, sebaiknya kau mulai bersiap siap”

“Yak! Kenapa kau baru memberi tahuku pagi ini?”

“Ehmm, sebenarnya kemarin sore berita itu sudah sampai, tapi aku lupa, hehe, annyeong!”

“Yak! Yeob..yeobeoseo? Aishh! ” Selalu saja Doojoon itu,menyusahkan ku.

Segera kuambil handuk yang masih menggantung dan segera masuk ke kamar mandi, kupersiapkan diriku secepat yang kubisa, karena aku tak ingin telat dan ditolak di perusahaan yang selama ini diidam idamkan seluruh orang korea selatan

Sesampai nya, aku langsung disambut oleh resepsionis yang kuakui , aku sangat terpukau, bukan hanya keramahan nya, tetapi jeongmalyo! Geu yeoja neomu yeppeo. Tempat ini benar benar memukau. 

“Jeogiyo, aku ingin melakukan wawancara sebagai sekretaris.”

“Ms. Hyun Ah? Silahkan ke lantai 20 dengan lift disana. Sesampai nya anda diatas akan ada rekan saya yang menyambut” jawab nya dengan senyum yang menawan.

“Gamsahamnida”

Segera kunaiki lift itu menuju lantai 20,saat aku sampai seorang yeoja sudah menungguku di depan lift dan segera mengantar ku ke sebuah ruangan, yang kuyakin dia adalah bos baru ku.

Aku tak dapat melihat jelas karena ia duduk membelakangi pintu, tapi dari suara nya kuyakini bahwa ia namja

“Ne, arraseo, nanti akan kuurus.” 

“Mr. Kim, calon sekretaris baru anda sudah datang”

“Hmm, tinggalkan kami dulu nyonya Han”

“Ne sajangnim”

Yeoja paruh baya itu meninggalkan ku dan bos baruku yang bahkan sampai sekarang aku tak tahu bentuk wajahnya

“Oraenmannya Hyun Ah-ssi”
Ucapnya penuh senyum sambil membalik kursinya.

Omo.. Serasa oksigen diruangan ini berkurang pesat, benarkah yang kulihat ini, Kim Myungsoo, Myungsoo sunbae, namja yang barusan kuimpikan tadi malam? Aniyo aniyo, kau salah lihat Hyun Ah, kukedipkan mataku beberapa kali untuk memastikan bahwa namja didepan ku benar benar sunbae.

“Waeyo? Kenapa kau terlihat gusar seperti itu?”

“A…animnida sajangnim”

“Tak usah seformal itu padaku” jawab nya sambil memamerkan senyum nya.

“Kuharap kerja sama mu untuk membantu ku menjadi sekretaris pribadiku, dan tentu saja ini adalah penawaran yang sangat menguntungkan,melihat dari segi penghasilan dan juga kegiatanmu”

“Tt…tapi kenapa aku? Apa tidak ada pelamar yang lain?”

“Ini bukan sistem melamar pekerjaan Hyun Ah-ya, aku yang memilihmu, dan memanggil mu ke sini, do you want to loose you opportunity to work in this place? ”

“Ani..animnida, arraseo, kapan aku mulai bekerja?”

“Secepat mungkin”

Setelah hari itu , aku pindah menuju apartment baru yang telah disiapkan doojoon oppa atas permintaan ku, tak lupa juga aku mengabari kevin oppa tentang kepindahan ku, karena sekarang ia sedang dinas ke Jepang.

Kumulai hari pertama ku bekerja hari ini, kucoba kuatkan hatiku ” ingatlah! Kevin oppa sangat menyayangimu hyun ah!”

Kulangkahkan kakiku memasuki ruang kerja myungsoo sunbaenim, ani, lebih baik aku berlagak tidak mengenali nya.

Sudah 2 bulan lebih aku bekerja pada myungsoo sunbae, ani , lebih tepatnya kim sajangnim, dia , jujur saja, terlalu baik, ia membantuku tiap ada kesulitan dan bahkan terkadang menemaniku lembur menyelesaikan beberapa dokumen .

Kulangkahkan kakiku gontai menuju apartment baruku, hari ini aku lembur lagi, dan sungguh melelahkan. Kulirik jam di layar smart phone ku, 

21.25
Almost half past nine, great! 

Kubuka pintu apartment yang tak terlalu besar itu, segera aku menuju ke dapur, lebih tepatnya kulkas, bukan untuk makan malam, tapi mengambil sebotol air mineral.

Author pov

Tanpa Hyun Ah sadari, seorang namja yang sedari tadi berdiri di belakangnya kini memeluk pinggang Hyun Ah dari belakang.

“Omo! ”

“Neomu neomu bogoshippeoseo chagi!”

“Oppa? Kapan datang? Kenapa tak kabari aku dulu?”
Jujur saja Hyun Ah sangat rindu pelukan kekasihnya ini, namja yang sudah meninggalkan nya selama 2 bulan.

“Nado bogoshippeo chagi! Kenapa kamu baru pulang? You’re so late”

“Ehmm, I’ve to finish my job oppa. Oppa sudah makan?”

“No, I’m waiting for you, 5 hours!”

“Sorry oppa, I don’t know.”

“Sekarang aku akan makan makanan favorit ku!”

“Mwo?”

Segera Kevin menciumi leher yeoja itu, menjilatinya dengan penuh nafsu

“Enghh.. Oppa”

“Waeyo?” Jawab Kevin sambil terus melanjutkan kegiatan nya. Ia berulang kali menghembuskan nafas nya di leher Hyun Ah

“Jangan enghh sekarang..” 

“Wae? You don’t miss me?” Tanya Kevin dengan wajah memelas.

“Anii, neomu bogoshippeoseo, but I’m tired oppa.”

“Kamu cukup tiduran sayang, oppa yang bakal puasin kamu, arra?” Ucap Kevin sembari melontarkan wink khas nya yang membuat yeoja manapun akan luluh.

Segera nya diangkat tubuh Hyun Ah menuju kamar.
Direbahkan nya tubuh Hyun Ah di kasur, segera ditindih Kevin. 

“I’ll make you want me more and more” Bisik kevin di telinga Hyun Ah

“Emmhh…”
Kevin menciumi daun telinga Hyun Ah, menggigit nya, menjilatinya, memancing nafsu Hyun Ah

Hyun Ah pov 

pandangan kami saling bertemu satu sama lain, matanya yg berwarna coklat benar-benar indah. Ku tatap dia terus hingga sekarang wajahnya bersemu merah lagi nafasnya juga kurasakan menerpa wajahku, ku kecup bibir itu, bibir yang kurindukan selama ini, ku gigit kecil bibir bawahnya hingga ada sedikit celah untuk  lidahku bermain disana, ciuman yg tadinya lembut sekarang sedikit lebih bernafsu.

Ku lepas tautan bibir kami memberinya waktu mengatur nafas yg sedikit terengah, kini ciumannya beralih pada leherku, digigit lembut tiap sisi leher ku sampai meninggalkan bekas kemerahan yg aku yakin besok pagi semakin jelas, tangannya hanya tinggal diam, ia membuka seluruh pakaian ku, menyisakan bra hitam yang menutupi gundukan kembarku, bibirnya segera pindah kesana meremas juga mengigitnya pelan.Kutahan desahan ku agar tak lolos 

” mendesahlah chagi jangan di tahan” perintahnya, lalu kembali ke dua gundukan yg menjulang seolah menantangku untuk bermain.

“Eeungghhh….sshhhh…ooo…ppaahh …” desahan itu akhirnya keluar juga dari bibirku, oppa semakin mempermainkan tubuhku.

” ohhhh…oopppa…..sssssmmmppp”.

Oppa menyerang bagian tubuhku yg sangat sensitif tangannya tak pernah berhenti mempermainkanku, di sana juga bibirnya yg tak di biarkannya sedikit tenang, tubuhku seakan tersengat aliran listrik saat dia membenamkan wajahnya di bawah tubuhku.

“Eunghh…..oppaaaa….enghhh” ku pejamkan mataku menikmati perlakuan nya,aku benar- benar seperti akan gila dengan permainannya sedetik kemudian ku rasa ada dorongan dari dalam tubuhku yg memaksa ingin keluar.

“Ooppppaahhhh….akkhhhhhh….” aku melenguh kencang mendapat kenikmatan pertamaku,tetapi kevin oppa seperti tak memberi ku kesempatan untuk menikmatinya.

“sekarang giliranku”katanya sambil mengerlingkan matanya membuatku terdiam,ia menatap ku dengan pandangan nafsunya. 
“Come on baby” lalu kembali menciumi ku , membuatku kembali bernafsu yg semakin menjadi jadi, segera kulepas semua pakaian yg masih tertempel di tubuhnya ,darahku berdesir saat mendapat pemandangan tubuhnya begitu sexy, tubuh yang sudah selama 2 bulan ini tak pernah ku lihat.kujelajahi tubuhnya itu dari leher turun hingga ke dada bidangnya ku elus absnya yg belum
terbentuk sempurna, tetapi tetap menggoda ku.

“Eungghhh……eumpphhh” Desahan oppa seakan membiusku untuk terus bermain dengan juniornya yg telah berdiri tegak, tanganku segera bermain disana.

Kulanjutkan terus kegiatan ku, ku kulum ujung juniornya, ku urut berkali kali junior oppa, kumasukkan ke dalam mulutku tanpa rasa jijik.
“Eungghh…more baby..sshhhh”

Kupermainkan terus junior oppa, tak lupa ku goda twinsball oppa “err…naughty….sshhhh”

” sudah cukup kita langsung keintinya” ku hentikan kegiatanku setelah mendengar ucapannya , ku tatap nakal oppa yang tengah mencoba mengatur nafas nya, ia segera melesatkan junior itu ke hole ku tanpa aba aba,aku menjerit pelan saat benda asing itu berusaha memasuki tubuh bawahku.

” appo oppaaa……” protesku dengan airmata yg menetes di sudut mataku, dia lalu melumat bibirku mengalihkan rasa sakit di bawah sana.”Tahanlah sebentar baby”

“ahhhhhhhh………” aku berteriak sambil mencengkram sprei kasur yang kutiduri saat benda itu behasil masuk mengoyak bagian bawah tubuhku, rasanya benar-benar sakit apalagi setelah 2 bulan hole ku tak pernah tersentuh lagi, tak berapa lama rasa sakit itu berubah menjadi nikmat yang membuatku tak mampu lagi untuk berpikir.

suara desahan kami memenuhi ruangan kamarku, 
“aakkhhhh……” erangku saat ku rasakan kenikmatan ku sampai di puncak, akupun mengalami orgasme yang kedua .Tapi tidak dengan kevin oppa, dia bahkan menjadi jadi, tak membiarkan ku mengatur nafas, aku kembali merasakan aku akan keluar.

“Aaannghhhh….opppaaaa…I’m ccoommiinnggg”

“Tahaann chaggiii….I’ll comee too…aaahhhhh…..” desahnya sambil terus menggenjot tubuhku makin cepat,

“Aaaaahhhhhh…….”Kurasakan sesuatu hangat memenuhi lubangku, cairan kenikmatan oppa. Ia lalu terbaring di sebelahku, “gomawo chagiya”

“Nee cheonma oppa”

*next morning

kubuka perlahan mataku merasakan cahaya menerobos masuk ke dalam kamarku, kurasakan disebelah ku sudah tak ada orang, kuterjapkan mataku, mencari cari sosok oppa, nihil.
“Oppa kemana?” Batinku.

Kulihat ada secarik kertas di meja sebelah ranjangku 

“Mianhaeyo chagi, I’ve to go, pagi ini oppa harus pergi, ada rapat penting, jangan lupa sarapan, eoh?
Saranghaeyo”

Tanpa terasa bibirku menyimpulkan sebuah senyum, ya, tentu saja aku bahagia dengan ada nya oppa.

Segera kusiapkan diriku untuk berangkat ke kantor, meskipun kurasakan sakit di beberapa bagian tubuhku karena permainan semalam

“Hyun Ah, waeyo? Kenapa kau terlihat happy sekali?”Tanya myungsoo,

“Aniyo , gwencanhayo ” balas ku seadanya, dengan mengembangkan sedikit senyum.tentu saja aku senang karena aku bisa kembali berkumpul dengan oppa, tetapi aku masih tidak enak untuk membicarakan hal ini dengan myungsoo sunbae, entah kanapa.

“Jinjjaro?”

“Nee. ”

“Arraseo, kalau begitu nanti temani aku rapat di pusat belanja. Aku bosan.”

“Ne sajangnim”

“Sudah kubilang sebut aku oppa, jangan terlalu formal Hyun Ah-ya”

“Animnida sajangnim, jika ada pegawai lain yang mendengar akan mengira saya tidak sopan.” Dengan penekanan pada kata sopan, tentu saja aku tak ingin terlalu dekat dengan myungsoo oppa,.

“Arraseo”

huahh! Melelahkan sekali berdiri dengan sepatu high heels seperti ini. Gara gara myungsoo oppa, aku harus berdiri di ujung pintu seperti ini, karena sekretaris tidak mungkin ikut rapat. Huahh, lebih baik aku keluar, menyegarkan diri terlebih dahulu.

Segera kulangkahkan kaki ku keluar dari ruang rapat, dengan meminimaliskan seluruh suara yang berasal dari kegiatan ku.

Kulihat sekitar ku, banyak sekali couple di sini, wajar saja, hari ini white day ,sedihnya. Di hari seperti ini aku malah harus tetap bekerja mendampingi masa lalu ku. Tsk! 

Omo! Rasa nya aku mengenali namja itu, err….

KEVIN OPPA!?! ANDWEE!!!

—————————————–

Annyeonghaseyo! Mian karena mimin molor banget upload ini ff, karena kemogokan di bagian otak, serta minimal nya waktu yang author punya :'( 

Hope you enjoy! Don’t forget! I NEED YOUR COMMENT AND RESPOND ! DONT BE A SILENT READER! Gomawo sudah mau baca ff gj ini. 

See you in next ff ________________________

29 thoughts on “(FF NC 21) IT’S ALWAYS YOU AND NEVER CHANGE (Part 1)

  1. Aaah akhirny updet jg stlh sekian lm kutungguin….. Hmm jgn blg kevin lg kencan sm cewe lain? Haiiisssh brasa abis mnis sepah dbuang… Grrrr kevin mnta dgmpar

  2. wah ceritanya udah pada seru nih… Entah apa yang dilakuin ma Kevin oppa?! Padahal Hyunah kan berusaha banget melupakan masa lalunya, Myungsoo. Keep writing deh… Hwaiting! Banyak loh yang nunggu kelanjutannya^^♡♥

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s